Bogor, Cyebernews.com – Dukungan terhadap calon Kepala Desa Cigombong, Cucu, terus mengalir dan menunjukkan tren yang semakin menguat menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan datang. Sejumlah tokoh masyarakat yang terdiri dari tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh perempuan, hingga jajaran RT dan RW secara resmi membentuk aliansi dan menyatakan dukungan penuh.
Pembentukan aliansi tokoh Cigombong ini bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi representasi kekuatan masyarakat di tingkat akar rumput yang menginginkan perubahan nyata di desa mereka. Deklarasi dukungan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan warga dari berbagai wilayah, di antaranya Bata Alam, Lido, Kongsi, Lebak, hingga Tonggoh.
Dalam kesempatan itu, para tokoh sepakat untuk bersatu dan bergerak bersama dalam memenangkan Cucu sebagai Kepala Desa Cigombong. Mereka menilai sosok Cucu memiliki komitmen kuat dalam membangun desa, serta dinilai mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
“Kami dari aliansi tokoh Cigombong siap mendukung dan mengawal kemenangan Cucu. Ini adalah bentuk komitmen bersama demi kemajuan desa yang lebih baik ke depan,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam deklarasi tersebut.
Ia menambahkan bahwa dukungan ini lahir dari aspirasi masyarakat yang menginginkan pemimpin yang dekat dengan rakyat, transparan dalam pengelolaan pemerintahan desa, serta mampu menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan, Hasan, yang dikenal luas sebagai bos Sorum Motor Gang Kecamatan, menegaskan bahwa kekuatan timnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menilai, dinamika Pilkades sering kali menghadirkan kejutan, di mana kandidat yang awalnya dianggap lemah justru mampu tampil sebagai pemenang.
“Jangan anggap sepele kami. Banyak kepala desa yang dulu dianggap nol dan tidak mampu, tapi justru berhasil memimpin desa dengan baik. Ini bukti bahwa masyarakat sekarang sudah semakin cerdas dan objektif dalam menentukan pilihan,” tegas Hasan.
Menurutnya, saat ini masyarakat tidak lagi melihat calon pemimpin dari sisi materi atau latar belakang semata, melainkan lebih pada integritas, niat, serta kemampuan dalam membawa perubahan.
“Tidak peduli kaya atau miskin, dari latar belakang apa pun, ketika masyarakat sudah percaya dan mendukung, serta ada kehendak dari Allah, maka kemenangan itu bisa diraih. Semangat kebersamaan inilah yang kami bangun,” lanjutnya.
Di sisi lain, sejumlah warga yang hadir juga menyampaikan harapan besar terhadap Pilkades mendatang. Mereka menginginkan proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan damai, tanpa adanya konflik yang dapat memecah belah persatuan masyarakat desa.
Warga juga berharap, siapapun yang terpilih nantinya benar-benar mampu menjalankan amanah dengan baik serta memprioritaskan pembangunan desa, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi masyarakat, maupun pelayanan publik.
Dengan semakin meluasnya dukungan dari berbagai elemen masyarakat serta solidnya barisan tim pemenangan, peluang Cucu dalam kontestasi Pilkades Cigombong dinilai semakin terbuka lebar. Dukungan yang datang tidak hanya dari tokoh masyarakat, tetapi juga dari kalangan pemuda dan generasi muda yang menginginkan adanya perubahan dan inovasi dalam pembangunan desa.
Tim pemenangan pun mengaku optimistis dapat meraih hasil maksimal dalam Pilkades mendatang. Mereka terus melakukan konsolidasi, memperkuat jaringan, serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung guna memastikan program yang ditawarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
Menjelang hari pemungutan suara, suasana politik di Desa Cigombong pun mulai terasa semakin dinamis. Namun demikian, para tokoh masyarakat mengimbau agar seluruh pihak tetap menjaga kondusivitas wilayah serta mengedepankan persatuan.
“Kami ingin Pilkades ini menjadi pesta demokrasi yang damai, penuh kebersamaan, dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk Cigombong,” tutup salah satu tokoh.
Reporter: (Kevin)
