Bogor, Cyebernews – Ketegasan aparat kepolisian dalam memberantas aksi kejahatan jalanan terus mendapat perhatian masyarakat. Jauh sebelum viralnya pernyataan Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf yang memerintahkan jajaran kepolisian untuk mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku begal, Kapolres Bogor AKBP Tri telah lebih dahulu menyampaikan komitmennya dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan jalanan.
Kapolres Bogor menegaskan bahwa warga yang terpaksa melakukan perlawanan terhadap pelaku begal demi menyelamatkan diri, keluarga, maupun harta bendanya tidak akan diproses hukum. Kebijakan tersebut merupakan bentuk diskresi kepolisian yang mengedepankan perlindungan terhadap korban kejahatan.
Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk melakukan pembelaan diri ketika berada dalam situasi yang mengancam keselamatan jiwa maupun keamanan harta benda. Oleh karena itu, warga yang melawan pelaku begal dalam kondisi terpaksa tidak perlu takut akan kriminalisasi selama tindakan yang dilakukan merupakan bentuk pembelaan diri yang sah.
“Warga yang melawan begal untuk menyelamatkan diri dan hartanya tidak akan dipenjara. Justru keberanian masyarakat dalam menghadapi pelaku kejahatan patut diapresiasi,” tegas Kapolres Bogor dalam keterangannya.
Tidak hanya memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat yang menjadi korban aksi begal, Polres Bogor juga berkomitmen memberikan penghargaan dan apresiasi kepada warga yang berani membantu menggagalkan tindak kejahatan. Bentuk apresiasi tersebut dapat berupa penghargaan maupun hadiah sebagai motivasi bagi masyarakat untuk turut menjaga keamanan lingkungan.
Sebagai langkah nyata dalam menekan angka kriminalitas jalanan, Polres Bogor juga telah membentuk Tim Pemburu Begal yang bertugas melakukan patroli, pengawasan, serta penindakan terhadap para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Tim tersebut dibentuk untuk mempercepat respons kepolisian terhadap laporan warga sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku kriminal.
Keberadaan Tim Pemburu Begal diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Bogor, terutama pada malam hari dan di kawasan yang selama ini dianggap rawan tindak kriminalitas. Polres Bogor juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan, dan tidak ragu bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban lingkungan.
Langkah tegas yang diambil Polres Bogor tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak warga menilai kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan kepolisian kepada korban kejahatan serta menjadi peringatan keras bagi para pelaku begal dan kejahatan jalanan lainnya.
Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian, diharapkan Kabupaten Bogor dapat menjadi wilayah yang semakin aman, nyaman, dan terbebas dari aksi kejahatan jalanan yang merugikan masyarakat.
Reporter: Uko

