Bogor, Cyebernews.com – Nama Prabu Siliwangi begitu lekat dalam sejarah dan legenda masyarakat Sunda. Sosoknya dikenal sebagai raja besar yang memimpin Kerajaan Pajajaran dengan kebijaksanaan, kekuatan, dan karisma yang luar biasa. Namun, asal usul Prabu Siliwangi hingga kini masih menjadi perbincangan antara sejarah dan mitos yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam berbagai sumber, Prabu Siliwangi diyakini merupakan gelar dari seorang raja besar Pajajaran yang bernama asli Sri Baduga Maharaja. Ia memerintah pada abad ke-15 dan dikenal sebagai pemimpin yang membawa masa kejayaan bagi kerajaan Sunda, khususnya di wilayah Pakuan Pajajaran yang kini diyakini berada di sekitar Bogor.
Nama “Siliwangi” sendiri memiliki makna filosofis. Dalam bahasa Sunda, kata tersebut sering diartikan sebagai “harimau yang wangi” atau sosok pemimpin yang memiliki kekuatan sekaligus kewibawaan yang harum namanya. Hal ini menggambarkan betapa besarnya pengaruh Prabu Siliwangi terhadap rakyatnya.
Menurut cerita rakyat yang berkembang, Prabu Siliwangi bukan hanya seorang raja biasa. Ia juga dipercaya memiliki kesaktian tinggi dan kedekatan spiritual dengan alam. Bahkan, dalam legenda, disebutkan bahwa ia dan pengikutnya “ngahyang” atau menghilang secara gaib ketika kerajaan Pajajaran runtuh akibat masuknya pengaruh Islam di tanah Sunda.
Sejumlah situs sejarah seperti Prasasti Batutulis di Bogor menjadi salah satu bukti keberadaan Sri Baduga Maharaja. Prasasti tersebut dibuat untuk mengenang jasa-jasanya sebagai raja besar yang membangun parit pertahanan, jalan, serta memajukan kehidupan masyarakatnya.
Meski demikian, kisah Prabu Siliwangi tidak sepenuhnya dapat dipisahkan dari unsur legenda. Banyak cerita turun-temurun yang menyebutkan bahwa ia menjelma menjadi harimau putih, simbol penjaga tanah Sunda. Hingga kini, kepercayaan tersebut masih hidup di kalangan masyarakat tertentu.
Sejarawan menilai bahwa figur Prabu Siliwangi merupakan perpaduan antara fakta sejarah dan kearifan lokal yang berkembang secara lisan. Hal ini menjadikan sosoknya tidak hanya sebagai tokoh sejarah, tetapi juga simbol identitas budaya Sunda yang kuat.
Dengan segala kisah yang menyelimutinya, Prabu Siliwangi tetap menjadi figur penting yang dihormati. Ia bukan sekadar raja, melainkan juga legenda yang terus hidup dalam ingatan dan budaya masyarakat hingga saat ini.
Penulis, Jeffri
