• Jelajahi

    Copyright © Cyebernews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Advertisement

    Diduga Ada Ucapan Merendahkan Wartawan di Proyek Revitalisasi SMP Islam Ciherang, Sikap Pihak Sekolah Disorot

    Kamis, 14 Mei 2026, Mei 14, 2026 WIB Last Updated 2026-05-15T03:40:19Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Sukabumi, Cyebernews – Proyek pembangunan revitalisasi di SMP Islam Ciherang, Kecamatan Cikidang, Desa Cikarae Toybah, Kabupaten Sukabumi, tengah berjalan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp1.550.719.000 yang bersumber dari APBN Tahun 2026.

    Namun, di tengah proses pembangunan tersebut, muncul insiden yang diduga menyinggung profesi wartawan saat seorang jurnalis melakukan kunjungan ke lokasi proyek pada Jumat (15/5/2026).

    Kedatangan jurnalis tersebut diketahui bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menawarkan publikasi pemberitaan terkait progres pembangunan revitalisasi sekolah agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan kegiatan yang sedang berlangsung.

    Akan tetapi, suasana di lokasi mendadak kurang kondusif ketika terdengar seorang pekerja dari atas bangunan melontarkan ucapan bernada keras yang dinilai merendahkan profesi wartawan.

    Ucapan tersebut terdengar jelas di area proyek dan dianggap tidak mencerminkan sikap yang bersahabat terhadap insan pers. Kalimat yang sempat terdengar di lokasi di antaranya berbunyi, “Enak aja nggak kerja dapat uang, kayak preman aja.”

    Pernyataan itu sontak menimbulkan rasa tidak nyaman dan tanda tanya bagi jurnalis yang datang dengan itikad baik untuk menjalin komunikasi serta menjalankan tugas jurnalistik.

    Peristiwa tersebut pun memunculkan dugaan adanya sikap antipati terhadap wartawan di lingkungan proyek revitalisasi sekolah tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi maupun keterangan resmi dari pihak sekolah ataupun pelaksana proyek terkait ucapan yang dinilai menyudutkan profesi wartawan tersebut.

    Upaya konfirmasi kepada pihak kepala sekolah juga telah dilakukan melalui sambungan telepon maupun pesan singkat, namun belum mendapatkan respons.

    Meski demikian, awak media tetap mengedepankan sikap profesional dan menghormati proses pembangunan yang sedang berjalan. Media berharap seluruh pihak dapat menjaga etika komunikasi dan saling menghormati profesi masing-masing.

    Wartawan hadir bukan untuk mencari konflik, melainkan menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berimbang sesuai tugas jurnalistik.

    Program revitalisasi sekolah sendiri diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana belajar mengajar di SMP Islam Ciherang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

    Pihak sekolah dan pelaksana proyek juga diharapkan dapat bersikap kooperatif serta terbuka terhadap awak media demi terciptanya keterbukaan informasi publik.

    (Bersambung)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini