SUKABUMI, Cyebernews.com – Kemacetan parah kembali terjadi di ruas Jalan Palagan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (20/08/2026).
Kemacetan tersebut dikeluhkan para pengguna jalan karena kendaraan roda dua maupun roda empat harus melaju dengan kecepatan rendah, bahkan tidak jarang terjadi antrean panjang yang memakan waktu cukup lama.
Salah satu faktor yang diduga menjadi pemicu kepadatan lalu lintas adalah meningkatnya volume kendaraan pada saat jam kerja, khususnya ketika para karyawan salah satu perusahaan, yakni PT Dosan, mulai keluar dari area pabrik secara bersamaan.
Kondisi tersebut membuat arus kendaraan di Jalan Palagan semakin padat. Para pengguna jalan yang melintas pun harus berhati-hati dan bersabar menghadapi antrean kendaraan.
“Situasi seperti ini sangat mengganggu pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kami berharap kemacetan yang memakan waktu cukup lama ini segera mendapatkan perhatian dan bisa diatasi oleh pihak-pihak terkait,” ujar salah seorang pengendara.
Menurutnya, pengaturan arus lalu lintas sangat diperlukan terutama pada jam-jam tertentu ketika aktivitas keluar-masuk karyawan perusahaan meningkat. Kehadiran petugas di lokasi dinilai dapat membantu mengurai kepadatan serta mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.
Di sisi lain, warga dan pengguna jalan juga menyoroti minimnya pengamanan atau pengaturan lalu lintas dari pihak kepolisian di lokasi saat kemacetan terjadi. Mereka berharap ada langkah cepat dari instansi terkait untuk mencari solusi agar kondisi serupa tidak terus berulang.
Masyarakat meminta pihak perusahaan, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, serta kepolisian dapat berkoordinasi untuk melakukan rekayasa atau pengaturan lalu lintas pada jam sibuk.
Warga berharap persoalan kemacetan di Jalan Palagan tidak dibiarkan berlarut-larut. Selain menghambat mobilitas masyarakat, antrean panjang kendaraan juga dapat mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan lainnya.
Masyarakat pun berharap adanya evaluasi terhadap pola keluar-masuk kendaraan perusahaan, termasuk kemungkinan pengaturan waktu atau penempatan petugas untuk membantu kelancaran arus lalu lintas.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Dosan maupun instansi terkait mengenai kondisi kemacetan tersebut.
Reporter: Cece

