• Jelajahi

    Copyright © Cyebernews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Advertisement

    Tita Mulya Tegas Beri Bantuan Hukum Pro Bono

    Senin, 17 Agustus 2026, Agustus 17, 2026 WIB Last Updated 2026-08-17T16:28:59Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Cyebernews.com CIREBON, Senin, 17 Agustus 2026 — Tita Mulya Permata Sari, Ketua PBH (Pemberi Bantuan Hukum) FERADI WPI Area Cirebon 1 sekaligus Kepala Divisi Komunikasi DPP FERADI WPI, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan bantuan hukum secara pro bono kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Menjalankan amanah organisasi sebagai Ketua PBH FERADI WPI Area Cirebon 1 bukanlah tanggung jawab ringan. Di tengah berbagai dinamika dan kebutuhan masyarakat terhadap akses keadilan, Tita dinilai mampu memadukan ketegasan dalam menjalankan prinsip hukum dengan kepedulian terhadap masyarakat.

    Selain menjabat sebagai Kadiv Komunikasi DPP FERADI WPI dan Ketua PBH FERADI WPI Area Cirebon 1, Tita Mulya Permata Sari saat ini tengah menempuh pendidikan di bidang hukum. Ia juga memiliki rencana untuk melanjutkan kiprahnya menjadi lawyer profesional.

    Dalam menjalankan aktivitasnya, Tita juga bekerja sebagai asisten Advokat Senior Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kapasitasnya dalam memahami praktik serta dinamika dunia hukum.

    Konsisten Berikan Bantuan Hukum

    Dalam berbagai momentum organisasi, Tita Mulya Permata Sari dinilai telah menunjukkan kapasitas manajerial dan kepemimpinan yang solid. Salah satu bentuk nyata komitmennya terlihat dari berbagai kegiatan bantuan hukum pro bono yang telah dijalankan melalui PBH FERADI WPI Area Cirebon 1.

    Komitmen tersebut tidak hanya berorientasi pada kegiatan organisasi, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat yang menghadapi persoalan hukum namun memiliki keterbatasan ekonomi.

    Tita dikenal memiliki perhatian terhadap masyarakat kurang mampu dengan memberikan pendampingan hukum secara cuma-cuma atau pro bono sesuai kapasitas dan ketentuan yang berlaku.

    Upaya tersebut mencerminkan kepedulian terhadap pentingnya akses terhadap keadilan. Bagi masyarakat yang tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk memperoleh pendampingan hukum, keberadaan bantuan hukum menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan hak-hak mereka tetap mendapatkan perhatian.

    Donny Andretti: Tita Figur Pemimpin Perempuan yang Kuat

    Ketua Umum FERADI WPI, Advokat Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., menilai Tita Mulya Permata Sari sebagai sosok perempuan yang memiliki daya juang dan keberanian dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.

    “Saya melihat Ibu Tita Mulya Permata Sari sebagai pribadi yang tidak pernah menyerah pada keadaan. Beliau adalah simbol keberanian untuk keluar dari ‘sangkar’ keterbatasan dan membuktikan bahwa dengan kerja keras, integritas, dan ketulusan, seseorang dapat menjelma menjadi ‘rajawali’ yang terbang tinggi. Kepemimpinan beliau bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang keteladanan dan keberanian mengambil tanggung jawab,” ujar Donny Andretti.

    Menurut Donny, karakter kepemimpinan Tita terlihat dari kemampuannya menjalankan organisasi secara tegas namun tetap humanis.

    Dalam berbagai dinamika organisasi, Tita dinilai mampu menjadi penyeimbang, penggerak sekaligus penguat moral anggota. Ketegasan dalam memegang prinsip berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.

    Keluar dari Sangkar, Terbang sebagai Rajawali

    Perjalanan Tita Mulya Permata Sari dalam menjalankan amanah organisasi secara simbolis diibaratkan sebagai seseorang yang berani keluar dari sangkar, meninggalkan zona nyaman dan keterbatasan untuk kemudian tumbuh menjadi sosok yang lebih kuat dan berani menghadapi tantangan.

    Semangat tersebut menjadi gambaran tentang keberanian untuk terus belajar, bekerja, mengembangkan kapasitas serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Melalui PBH FERADI WPI Area Cirebon 1, komitmen terhadap bantuan hukum pro bono diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh akses pendampingan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Bagi Tita, jabatan bukan sekadar kedudukan struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, integritas dan ketulusan.

    Perjalanan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses Tita dalam mempersiapkan diri menuju dunia profesional hukum, dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan akses terhadap keadilan.

    Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral, kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

    [ Valen ]

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini