Cyebernews.com Kawasan Puncak kembali dipadati wisatawan pada momen libur panjang Mei 2026. Lonjakan kendaraan dari arah Jabodetabek menyebabkan arus lalu lintas di Jalur Raya Puncak hingga Cianjur mengalami kepadatan merayap sejak Kamis pagi, 14 Mei 2026. Titik kemacetan terpantau mulai dari Simpang Gadog, Megamendung, Cisarua hingga jalur menuju kawasan wisata utama.
Berdasarkan pantauan lapangan dan data Satlantas Polres Bogor, lebih dari 12 ribu kendaraan memasuki kawasan Puncak hingga pukul 12.00 WIB. Volume kendaraan meningkat sekitar 18 persen dibanding akhir pekan biasa, dengan antrean mencapai 1,5 hingga 2 kilometer dan kecepatan kendaraan hanya berkisar 5–10 kilometer per jam.
Untuk mengurai kepadatan, aparat kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) secara situasional. Sebanyak 120 personel diterjunkan di sejumlah titik rawan kemacetan guna menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan.
Sejumlah destinasi wisata favorit seperti Taman Safari Indonesia, Cimory Dairyland, dan Royal Safari Garden dipenuhi pengunjung sejak pagi hari. Antrean kendaraan dan pengunjung terlihat di area parkir maupun pintu masuk wisata, sementara okupansi hotel dan vila di kawasan Puncak dilaporkan hampir penuh.
Di sisi lain, meningkatnya jumlah wisatawan turut membawa dampak positif bagi pelaku UMKM lokal. Pedagang makanan, oleh-oleh, hingga jasa sewa kendaraan mengalami peningkatan omzet hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.
Pihak kepolisian dan pengelola wisata mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta memilih waktu perjalanan di luar jam puncak guna menghindari antrean panjang. Arus balik wisatawan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Minggu sore hingga malam, 17 Mei 2026.
[ Redaksi ]
