Cyebernews.com, Pemalang – Tiga ekor ular welang berbisa ditemukan di tumpukan material seng bekas di rumah seorang warga bernama Haninta, di Desa Kertosari, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Senin (29/12). Ular-ular tersebut memiliki panjang antara 1 hingga 2 meter dan dinilai sangat membahayakan keselamatan warga.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Comal segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Keberadaan ular welang yang dikenal memiliki racun mematikan membuat proses penanganan dilakukan dengan kewaspadaan tinggi.
Petugas Damkar Pos Comal, Febry Tri Prasetyo, menjelaskan bahwa laporan diterima setelah tukang bangunan yang sedang membongkar seng bekas renovasi rumah melihat ekor ular di bawah tumpukan material.
“Ditemukan tiga ekor ular welang, dua ekor berukuran sekitar 1 meter dan satu ekor berukuran kurang lebih 2 meter. Ketiganya berada di bawah tumpukan seng bekas. Setelah diketahui, pemilik rumah langsung melaporkan ke petugas Damkar,” ujar Febry.
Dengan menggunakan peralatan khusus penangkap ular, petugas berhasil mengevakuasi seluruh ular tersebut dengan aman. Proses evakuasi berlangsung selama sekitar 45 menit.
“Penanganan selesai pukul 13.14 WIB. Regu 2 Pos Comal yang bertugas, dengan anggota saya sendiri, Fathudin Saputra, dan Setiari,” tambahnya.
Diketahui, ular welang merupakan salah satu jenis ular berbisa mematikan yang mengandung neurotoksin. Ular ini memiliki ciri khas tubuh berwarna hitam dengan gelang-gelang putih melingkar. Racunnya dapat menyerang sistem saraf dan sangat berbahaya bagi manusia.
Petugas mengimbau warga agar tetap waspada, terutama saat melakukan aktivitas di sekitar tumpukan material atau area yang jarang dibersihkan.
Penulis : (Ragil)
