Cyebernews.com — Peristiwa kecelakaan tragis kembali terjadi di jalur perkeretaapian wilayah Kabupaten Bogor. Seorang anak perempuan dilaporkan mengalami luka serius setelah terseret kereta api saat bermain di sekitar rel, tepatnya di Kampung Rawey, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Jumat siang (09/01/2026).
Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.55 WIB. Saat itu korban diketahui sedang bermain bersama teman-temannya di area yang berdekatan dengan rel kereta api. Korban diduga mengejar layangan yang putus dan jatuh ke jalur rel tanpa menyadari adanya kereta api yang akan melintas dari arah Sukabumi menuju Bogor.
Warga menyebutkan bahwa kondisi di sekitar lokasi memang kerap digunakan anak-anak untuk bermain, meskipun sudah sering diperingatkan akan bahaya aktivitas di sekitar rel. Diduga karena kurangnya kewaspadaan dan jarak pandang yang terbatas, korban tidak sempat menghindar saat kereta api melintas dengan kecepatan tinggi.
Akibat kejadian tersebut, korban terseret sejauh kurang lebih 10 meter. Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka serius, di antaranya putusnya tangan kanan, serta mengalami pingsan dan tidak sadarkan diri di lokasi kejadian. Peristiwa ini sontak mengundang kepanikan warga sekitar yang menyaksikan langsung insiden tersebut.
Warga bersama petugas setempat segera memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis secara intensif. Hingga berita ini diterbitkan, korban masih menjalani perawatan intensif dan belum sadarkan diri, sementara pihak keluarga terus mendampingi di rumah sakit.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam dari masyarakat setempat. Warga berharap agar kejadian tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak, terutama para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak membiarkan mereka bermain di area rel kereta api yang sangat berbahaya dan berisiko tinggi.
Selain itu, masyarakat juga menyoroti aspek keselamatan di sepanjang jalur rel yang melintasi pemukiman warga. Beberapa warga mempertanyakan langkah pencegahan dan bentuk tanggung jawab dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), khususnya terkait perlindungan terhadap masyarakat dan anak-anak yang tinggal di sekitar jalur rel.
Warga berharap adanya peningkatan sosialisasi keselamatan, pemasangan pagar pengaman, rambu peringatan tambahan, serta langkah-langkah preventif lainnya agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Penulis: Red
