Pelaku Pemukulan Wartawan di Sukabumi Akhirnya Ditangkap, Kini Menyesal di Balik Tahanan
Sukabumi, Cyebernews.com – Bambang alias Ompong, pria yang diduga melakukan aksi pemukulan terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik, kini harus mendekam di tahanan setelah diamankan aparat Polres Sukabumi Kota. Peristiwa tersebut terjadi pada 9 Maret 2026.
Pelaku sebelumnya sempat menjadi buronan aparat kepolisian setelah melakukan tindakan kekerasan terhadap awak media yang tengah melakukan investigasi terkait maraknya penjualan obat keras daftar G seperti Tramadol, Hexymer, dan obat terlarang lainnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Insiden itu bermula ketika sejumlah wartawan melakukan peliputan investigatif di lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran obat-obatan tersebut. Namun, kedatangan mereka dihadang secara brutal oleh Bambang alias Ompong yang diduga merasa memiliki kekuasaan dan dukungan di wilayah tersebut.
Ketegangan di lokasi pun berujung pada aksi pemukulan terhadap salah satu wartawan hingga mengalami pendarahan di bagian hidung. Atas kejadian tersebut, korban langsung menjalani visum sebagai bukti medis dan melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
Seiring berjalannya waktu, proses hukum terus berjalan. Beberapa bulan setelah laporan dibuat, para wartawan kembali mendapat panggilan dari penyidik untuk memberikan keterangan tambahan. Dalam kesempatan itu, penyidik juga menginformasikan bahwa pelaku telah berhasil diamankan dan kini menjalani proses hukum.
Sebelum penangkapan terjadi, pihak korban juga sempat menerima pesan melalui WhatsApp dari istri pelaku yang memohon agar suaminya dapat dibebaskan.
Kasus ini menjadi perhatian berbagai kalangan, khususnya insan pers, karena tindakan kekerasan terhadap wartawan dinilai sebagai bentuk penghalangan terhadap kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang.
Proses hukum terhadap pelaku saat ini masih berjalan, dan pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis yang tengah menjalankan tugasnya di lapangan.
Reporter: Valen

Komentar
Posting Komentar